“why men marry bitches” sebuah buku karangan Sherry Argov yg di tagline-nya ditulis PANDUAN UTK MEMENANGKAN HATI PRIA benar benar menarik perhatian saya..herannya buku ini sudah bertahun2 ada ditumpukan rak buku dan baru tadilah saya membacanya.. Seru ! Itu hal pertama yg ada di benak saya..buku ini seperti membantu perempuan yg tadinya melayani serendah keset meraih kembali kepercayaan dirinya..
“pria tidak menikah dengan wanita sempurna, ia menikahi wanita menarik ” dia menyukai perempuan yg bahagia bersamanya namun juga bersenang senang tanpanya”
Saya setuju..justru ketidak sempurnaan itulah yg menarik, seorang wanita mandiri yg punya prinsip dan tahu apa tujuannya, tahu kapan ia harus berusaha sendiri dan kapan ia harus berdiskusi..menikmati waktunya untuk melakukan hal hal yg menyenangkan bukan sebagai penguntit yg harus selalu ingin tahu..ia juga punya hal hal menarik selain rasa curiga yg berlebihan…
Dan kemudian semakin saya selami..buku ini seolah tak memberi ruang utk insecuritas perempuan, seolah insecure kesalahan dan wanita impian adalah wanita penuh kepercayaan diri (maafkan jika saya salah)
Tapi adakah wanita yg lahir di dunia ini tanpa rasa insecure sedikitpun ? Seyakin2nya wanita akan kemampuan dirinya entahlah tapi saya merasa ada sedikit bagian di diri saya yg merasa insecure..
Dan saya pada kesimpulan…itu mungkin terlahir sebagai suatu yg tumbuh bersama diri saya bersamaan dengan emisional dan nalar saya…
Sesuatu yg tidak dapat saya hilangkan tetapi sesuatu yg saya bisa kendalikan..
Saya memberi ruang utk kami, saya dan dia melakukan hal2 yg kami sukai, berkumpul dgn teman2 kami dan melakukan hal2 sendirian yg suka kami lakukan sebelum kami bersama..
Tentu saya kadang berpikir bagaimana dia, siapa yg dia temui dan bagaimana dia berinteraksi, tapi saya memilih utk percaya saja dibanding membabi buta dengan curiga..
Saya mempercayainya„ dan jika kami melakukan hal yg merusak itu semua itu adalah lain hal..
Tapi tolong pahami, insecure tumbuh bersama kami dan tentu saja rasa percaya kami mengalahkannya hingga kami memilih kalian…
Tapi kadang hormon dan emosional kami yg sedang tidak baik membuat itu menjadi sulit, saat sedang datang bulan kamu menjadi lebih sensitif berlebihan dan peka…tentu saja kami tdk dpt berlindung dibalik hormonal.. Tapi kami tdk sesempurna itu dan percayalah kami menyesal ketika membuat semuanya menjadi lebih buruk„
Tapi percayalah ketika saya memilih utk bersamanya itu karena saya percaya dia akan melengkapi ketidaksempurnaan saya..
Dari skala 1 hingga kesekian… Rasa percaya saya terhadap diri saya, dia dan kami melebihi insecure itu sendiri :)
I believe in us :*